 | Category: | Books | | Genre: | Other | | Author: | Boim Lebon, Beby Haryanti Dewi, Asma dkk |
Assalamu'alaikum,
Alhamdulillah. Semoga foto baru di halaman ini membuat rekan-rekan tersenyum:) I do:)
Lega tidak terkira karena akhirnya hari ini cd layout final dari buku terbaru Penerbit AsmaNadia, berpindah tangan ke percetakan.
Seperti curhat saya sebelumnya, jauh lebih sulit untuk mengumpulkan cerita-cerita lucu ketimbang cerpen-cerpen bagus.
Padahal menurut saya cerita-cerita lucu perlu dilestarikan. Karena bagi sebagian pembaca, tidak hanya yang berusia remaja, buku tetap merupakan media hiburan... selain mendapatkan sesuatu pembaca berharap bisa rileks sejenak, tertawa sejenak, dan melupakan kesulitan hidup. Dan bagaimana pun kok sepertinya cara ini lebih sehat ketimbang nonton sinetron, terutama di mata penerbit:P. Kalau dari kacamata PH jelas beda, ya? hehehe.
Sebab buku adalah media yang menghibur sekaligus mencerdaskan. ^^ Dan saya pernah janji kepada diri sendiri, apa pun yang terjadi, berapa pun usia saya... apa pun makanannya, minumannya teuteup... ^^ hihihi, ini maksudnya apa sih...:P
Maksudnya, saya tetap akan menulis bagi anak-anak muda dan siapa saja yang berjiwa muda. Biar mereka yang suka dengan buku yang mudah dan menghibur, kebutuhan itu tetap bisa terjawab oleh produk lokal, buku lokal yang sesuai dengan cita-cita dan jati diri bangsa... ^^;
ehem... (lebih serius ceritanya:P)
Dengan pertimbangan itulah, akhirnya sejumlah penulis, sebagian besarnya terkenal pernah melahirkan karya2 lucu dan parodi, akhirnya berkumpul.
Lalu apa yang terjadi ketika Boim Lebon, Beby Haryanti Dewi, Birulaut, Fahri Asiza, Dewi 'Dedew' Rieka, dan Asma Nadia berkumpul?
Alhamdulillah, yang terjadi sama sekali jauh dari berbau anarkis, sebaliknya bisa dibilang cukup humoris ^^
Apalagi Asma juga menggandeng putri sulungnya, yang baru-baru ini meluncurkan lagi serial terbaru Cool Skool, berjudul Best Friends Forever ikut menulis. Caca, panggilan akrab Putri Salsa, selama ini dikenal sebagai pengarang cilik dengan cerita2 dan imajinasi yang cukup bandel.
Begitulah cerita lahirnya buku berjudul Maryam mah Kapok ini. Insya allah pembaca akan menemukan lebih banyak Maryamah ada di sini ^^; Lebih lucu insya allah dari Ayat Amat Cinta, pendahulunya...:) Terima kasih saya kepada seluruh pengarang yang sudah mengirimkan karya, terlepas dimuat atau pun tidak. Insya allah niat baiknya menyumbangkan karya terlucu mereka untuk anak bangsa, tetap menjadi sesuatu.
Saya berharap seperti parodi best seller Ayat Amat Cinta, yang disambut dengan senyum oleh Kang Abik yang selain mengerti dan menghargai berbagai bentuk kreativitas, juga memiliki sense of humor yang baik (buktinya beliau dan adik sempat melemparkan judul, kenapa nggak dibikin Mayat-mayat Cinta, mbak?:P), semoga buku ini pun bisa diterima sebagai bentuk perayaan bagi berbagai pihak. Sebab hanya karya-karya terpilih yang akan memantik ide lahirnya karya parodinya.
Insya allah bukan semata-mata ikut-ikutan, karena kalau memang hanya ikut-ikutan, sepertinya momen lahirnya buku ini jauh banget dengan buku yang diparodikan...
Harusnya buku parodi kan lahir ketika yang diparodikan sedang booming.
Tetapi seluruh yang terlibat dalam pengerjaan buku ini, memang berniat agar buku ini bisa menjadi sesuatu, kado terbaik bagi mereka yang berjiwa muda, yang ingin tertawa... baik sendiri atau pun berjamaah (ini yang terjadi kalau kamu baca buku Maryam mah Kapok rame-rame, hihihi), tapi tetap memberikan sesuatu, semangat lain bagi pembacanya. Sehingga penyusunannya terbilang lamaaaaa sekali.
Semoga rekan-rekan pembaca nanti suka. Insya allah sebagian dari royalti akan ikut membiayai proyek RumahBaca AsmaNadia yang saat ini alhamdulillah, dengan bantuan relawan2 yang ikhlas telah berdiri di 3 tempat di Jakarta, Bogor, Gresik, Jogja, Tegal, Pekanbaru, Balikpapan, Batam, Samarinda, Tenggarong, dan insya allah dalam waktu dekat akan ada di Bekasi dan Kebumen.
Doakan agar RumahBaca AsmaNadia bisa mengisi kehausan adik-adik kecil dan remaja bahkan para ibu rumah tangga di tanah air, yang tinggal di daerah kurang mampu, untuk membaca dan membaca.
Seperti sebuah sms yang menyapa hp saya sore tadi, ketika pengurus salah satu rumahbaca mengabarkan bahwa kiriman buku dari RumahBaca AsmaNadia pusat sudah diterima:
"Bahagiaaaaaa banget liat anak-anak jerit-jerit lihat buku, mbak!"
Alhamdulillah. Mohon doa semua, ya? Terima kasih kepada semua pihak yang ikut membantu. Dyotami, Genta Windi Lestari (model potona:)), Telia, Ade Damayanti, dan khususnya semua pengarang yang sudah mengerahkan seluruh kelucuannya untuk membuat Maryam mah Kapok layak ditertawakan, hehehe.
Maryam mah Kapok, akan terbit pekan depan. Untuk teman-teman yang ingin ikut senyum, atau manyun...(seperti foto kaver si Maryam mah Kapok ini:)), bersama Maryam mah, dari penerbit menawarkan pembelian awal... hanya bagi 100 pembeli pertama berhak mendapatkan diskon 25%. Diskon 30% akan diberikan jika pembelian disertai dengan salah satu judul di bawah ini:
1.Emak Ingin Naik Haji Rp. 40.000 2. Jilbab Traveler Rp. 45.000 3. Aisyah Putri, Jadian Boleh Dong? Rp. 35.000 4. Cara Mudah Menemukan Titik Acupoint (panduan praktis bagi awam, praktisi kesehatan, yang ingin belajar titik akupuntur atau akupresur).
Harga2 di atas belum didiskon. Jadi kenapa harus beli satu kalau beli dua, dua2nya jadi didiskon 30%? Udah punya? Jadiin kado aja ^^
(harga belum termasuk ongkir).
Tertarik untuk menjadi yang pertama manyun? hehehehe... ini si modelnya manyun sih ya...:P Hub penerbitasmanadia@gmail.com atau telp hari dan jam kerja 021-77820859 or Bagian Pemasaran kami Mas Eron di : 0817804188
Happy Reading!
wass
Asma Nadia
-----
sinopsis buku:
Diam-diam Maryamah bersembunyi dibalik pintu untuk menunggu Ida pulang belanja. Ini adalah pembalasan dendam Nyi Mercon yang sakit hati pada suami korban. Begitu Ida memasuki rumah, dengan gerak terlatih Maryamah melemparkan mercon ke dalam keranjang belanjaan yang ditenteng Ida.
TAR TAR TAR TAR! Suara letusan sambung-menyambung.
Ida, yang sialnya punya penyakit latah, kontan meringkuk kayak pistol di lantai dengan sikap menyerah kalah.
„Kompeni... kompeni... eh, kompeni...!“ Ida meracau tak henti-henti kayak kaset rusak.
„Merdeka!“ Maryamah berteriak nyaring dan garing.
„Merdeka!“ sahut Ida latah.
Maryamah terkekeh-kekeh. Ia tambah iseng.
„Hidup Maryamah!“ pekik Maryamah penuh kebanggaan pada diri sendiri.
„Hidup!” Ida ngikut.
„Maryamah keren, booo!“
„Boooo!“
„Huahahaha!“
„Huahahaha!“
Sambil tertawa-tawa Maryamah pergi meninggalkan Ida yang masih jadi pistol-pistolan di lantai.
„Huahahaha... booo.... huahahaha....booo.... huahahaha....!“ Ida masih terus mengulang-ulang teriakan Maryamah tadi tanpa bisa berhenti.
Sejam kemudian Muktar tiba di rumah. Dia kaget melihat Ida kayak orang kesurupan, meringkuk sambil ketawa-ketawa sendiri. Bak anak muda pilem India, Muktar beraksi berlebihan untuk menyelamatkan istrinya.
„Kenapa kau, Istriku?“ Muktar merengkuh bahu Ida yang sudah lemas.
Hanya satu kata yang sanggup terucap dari mulut perempuan hamil itu,
„Booo... „
Lalu Ida pingsan.
Endorsment:
"Jangan cuma cengar-cengir liat gue mejeng di sini...pegel tau ! Mending buruan bawa ke kasir...beli, bawa pulang...trus baca. Gue sumpehin lo ketawa ketiwi....hihihi."
-Mpok Siti, Model Poto
Judul Buku: Maryam mah Kapok, Mirip-mirip Rantang Tebal: 328 hal Pengarang: Boim Lebon, Beby Haryanti, Birulaut, Fahri Asiza, Putri Salsa dan Asma Nadia Harga: Rp 39.000 saja! (diskon 25% menjadi Rp. 29.250) Kalau beli dua? hitung aja sendiri, yak? ^^;
(HADIRI LAUNCHINGNYA: ISLAMIC BOOK FAIR 2010 5 - 14 MARET TGL 13 FEBRUARI, PUKUL 14 - 16.00 DI STAND KHALILA: RUANG SELASAR SELATAN NO 54 DAN 61. BERSAMA ASMA NADIA, DAN PENULIS2NYA)

 | utk pemesanan bisa email ke penerbitasmanadia@gmail.com atau sms ke no 0817804188 tq ya |
 | hah, mba asmaaaaaaaaaaaaaaaa!! (aku di kampong jauh dari warnet) hiks. baru tau nih ada buku keyen lagi. kemaren dah terlanjur beli EINH. kayaknya dah di kirim c....(tau gitu pesen sekalian). bang eroooon!....maturnuwun |
 | Ternyata yang jadi model fotonya yang jadi mpok Siti di Emak Ingin Naik Haji ya hehehe |
 | mas misbah resign? duh ngak ada yang antar buku lagi ke rumahku :(
kemana ya kira-kira mas misbah.. |
 | Aslmkoem . . Dew jd mpok nasirun ane, eh pnasaran duenk :)
ya deh, mau bli. Tuk plau sumatra dah ada kan? |
| |